Review Film Desember 2013

Udah di penghujung 2013 dan baru ngeuh kalo postingan tahun ini masih belum memenuhi target. Sebenernya banyaaak yang udah dituliskan di notes hape yang bisa dikembangkan dan dijadiin tulisan. Tapi karna kesibukan dan kemageran melanda, yaah beginilah jadinya, postingan blog hanya muncul kadang-kadang. Eniwei, template blog MKK baru loh! Nuansa ungu-ungu sendu gitu~ Setelah ngubeg2 google akhirnya nemu juga template tinggal-edit-sedikit-langsung-jadi yang sreg, alhamdulillaah *kibas jilbab*..

Kali ini mau posting review singkat film yang gue tonton di bulan ini. Urutannya random yah.. Here.

[1] 99 Cahaya di Langit Eropa (2013)
Cast : Acha Septriasa, Abimana Aryasetya, Raline Shah, Nino Fernandez, Dewi Sandra, Marissa Nasution, Alex Abbad, Geccha Tawara, Dian Pelangi
Genre : Drama
Runtime : 96 min.
Plot : Film ini menceritakan pengalaman nyata sepasang mahasiswa Indonesia, Hanum (Acha Septriasa) dan Rangga (Abimana Aryasetya) yang kuliah di Eropa. Bagaimana mereka beradaptasi, bertemu dengan berbagai sahabat hingga akhirnya menuntun mereka kepada rahasia besar Islam di benua Eropa. Film ini diangkat dari novel laris karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra, mengambil lokasi di 4 negara: Vienna (Austria), Paris (Perancis), Cordoba (Spanyol) dan Istanbul (Turki).

Review : Pertama kali gue nonton sama temen tanpa tahu ini film plotnya apa. Yang gue tau ini film based on novel yang sampe sekarang gue belom baca, haha. Gue waktu itu nonton cuma yaudalahya ngisi waktu, eh ternyata, di luar dugaan film ini bagus sodara-sodara! Gue sukaa banget karakter tokoh2 utamanya. Gue suka karakter Rangga (yang aktornya baru ini gue liat) yang menjiwai banget jadi mahasiswa muslim di Eropa. Karakter Rangga ini santun, cerdas (dia anak kesayangan prof nya), humoris, sabar, penyayang dan muslim taat. Tokoh Rangga sukses menjadi calon suami idaman wanita muslimah. Belum gue survey sih tapi gue liat sendiri waktu nonton. Banyak cewek-cewek yang menjerit kya-kya tertahan pas Rangga lagi flirting sweet sama istrinya. Termasuk temen gue, si P yang sampe udah kelar nonton pun masih senyum2 kebayang Rangga -_-*.

Selain Rangga gue juga suka sama karakternya muslimah Turki, Fatma Pasha yang diperankan oleh Raline Shah dan Marion yang diperankan oleh Dewi Sandra. Akting mereka berdua juga baik. Terutama Dewi Sandra yang cara ngomongnya pake aksen Eropa tapi gak too much, merdu deh.

Sepanjang film ini gue sangat termanjakan sama berbagai pemandangan indah di Eropa. Berkali-kali gue dibuat takjub sama keindahan arsitektur yang tersaji di film ini. Gue sampe berani bilang, ini film produksi Indonesia dengan sinematografi terbaik yang pernah gue tonton. Gak cuma itu, film ini juga membuka wawasan mengenai fakta sejarah yang terabaikan tentang kejayaan Islam di masa lalu. Humor yang disisipkan juga porsinya sesuai dan gak berlebihan, cukup ngebuat penonton terhibur. Terutama dialog Stefan (Nino Fernandez) dengan Rangga yang berkaitan dengan Islam. Semua ditampilkan sederhana namun sarat makna.

Tapi sebaik apapun film pasti ada kekurangan. Yang pertama adalah penggunaan bahasa yang rancu, jadi bikin bingung pas awal-awalnya. Tokoh yang jelas2 bukan orang Indonesia eh kok pas ngomong pake bahasa Indonesia. Bahkan tokoh Fatma yang orang Turki pun awalnya saya pikir orang Indonesia.. Tapi mungkin kalau pake bahasa asal, bakal ribet kali ya karna kan selain aktor yang memerankan asli orang Indonesia juga kalo sepanjang film terlalu banyak teks terjemahan bakalan aneh. Masa film Indonesia tapi lima puluh persen pake teks terjemahan :)) Selanjutnya hmm ini khas film Indonesia banget, penggunaan sponsor yang gak smooth, yaaah semodel chocolatos di Ainun Habibie lah, yang bikin penonton rada misuh2. Yang terakhir kekurangan film ini adalah munculnya karakter Fatin yang lagi syuting videoklip (?) terus scene percakapan yang makan waktu karna super maksa dua ribu tiga belas dan gak ada korelasinya sama jalan cerita.

Eniwei, di luar kekurangan2 di atas film ini sangat layak tonton sekali, terutama bareng keluarga. Meskipun film ini kental akan nilai2 Islam tapi menurut gue sangat bisa kok ditonton oleh penganut agama lain sebagai tontonan yang bisa memberi inspirasi tentang tolerasi dan sikap saling menghargai antar umat beragama. Gue sangat menikmati film ini dari awal sampai akhir, meskipun ending nya gak terduga yaitu jengjeng, filmnya bersambung sodara2! Tapi, dari trailer yang tersaji di ending, part 2 film ini sangat layak untuk dinantikan. Maju terus perfilman Indonesia *ala presenter FFI*
Rating : 9/10

[2] Finding Mr. Destiny / 김종욱 찾기 [2010]
Cast : Gong Yoo, Lim Soo Jung
Genre : Romantic-Comedy
Runtime : 112 Minutes
Plot : Han Gi-Joon (Gong Yoo) ini pemuda 30 tahunan yang buka start up company buat nyari cinta pertama. Dia beranggapan cinta pertama itu spesial, jadi buat orang-orang yang kepo cinta pertamanya kondisinya sekarang gimana bisa dateng ke perusahaan itu. Nah klien pertamanya Han Gi-Joon ini mbak Seo Ji-Woo (Lim Soo Jung), sutradara teater yang karakternya super asal, semaunya sendiri. Mba Seo Ji-Woo ini pengen nyari cinta pertamanya dia yang ketemu pas travelling ke India, yang dia tahu cuman namanya: Kim Jong-Wook. Nah, Han Gi-Joon ngerasa tertantang karna ini klien pertamanya dan mereka berpetualang seantero Korea buat nyari cinta pertamanya Mbak Seo Ji-Woo.

Review : Awal nonton ini gegara bombardir temen kosan yang obsessed sama Gong Yoo. Waktu itu Gong Yoo jadi guest di Running Man terus dia ngerekomendasiin buat nonton film ini, katanya disini selain Gong Yoo gantengnya ultimate *errr*, jalan ceritanya juga menarik. Dan setelah ditonton, IYA BENER jalan ceritanya gak biasa, khas rom-com korea, ringan dan menyenangkan buat ditonton. Yang gue suka adalah pengambilan gambarnya, gak spesial cuman kok ya enak aja gitu diliat *naon*. Terutama tiap Mbak Ji Woo cerita tentang cinta pertamanya pas di India ke Han Gi Joon, scene flashback gitu, tokoh cowok-cinta-pertamanya pake wujud mas Han Gi Joon. Akting kedua aktor utamanya juga bagus, dapet aja feelnya. Gong Yoo beneran kocak maksimal di film ini. Buat yang suka drama komedi romantis, terutama produksi korea, harus nonton film ini :)
Rating : 8/10

[3] The Flu [2013]
Genre : Drama / Adventure
Runtime : 121 min.
Plot : Sekelompok imigran yang diselundupkan via kontainer kapal ke korea ternyata menderita suatu virus mematikan yang gejalanya seperti influenze. Ketika petugas kapal membuka kontainer, semua imigran di dalamnya sudah dalam keadaan tidak bernyawa kecuali 1 orang yang masih hidup dan berhasil kabur. Salah seorang petugas kapal ini tidak sengaja terjatuh di tumpukan mayat imigran dan terjangkit virus mematikan. Karna virus ini sangat rentan menular lewat udara, gak lama ribuan orang di kota tersebut terjangkit penyakit ini. Penderita biasanya setelah terjangkit hanya sanggup bertahan selama 36 jam, selanjutnya meninggal. Distrik tersebut akhirnya ditutup, seluruh penduduknya dikarantina, dan situasi pemerintahan Korea Selatan kacau hampir tidak terkendali. Di sisi lain seorang pemadam kebakaran (Jang Hyuk) yang menolong dokter/peneliti muda Dr. Kim In-Hae (Soo-Ae) di suatu kecelakaan mobil menjadi dekat ketika anak perempuan Dr. Kim In-Hee ternyata terinfeksi virus. Mereka berlomba dengan waktu untuk menemukan cara menyembuhkan penyakit ini.

Review : Gue tau film ini gegara nonton trailernya kapaaan gitu di bioskop. Kok meyakinkan yah, kayak film Hollywood, padahal ini film garapan Korea. Pas nonton di rumah sama adek sama Ummi wow film ini seru abis! Penggambaran penyebaran virus ini nyata banget: kayak bersentuhan, ada orang bersin/batuk gak ditutup, lewat fasilitas umum, dan sebagainya. Bener-bener bikin takut kalau emang bener ada virus seperti itu. Virus ini dibilangnya tingkatan dari H5N1. Men, H5N1 aja waktu heboh dulu udah bikin orang2 parno kan ya.. Jalan ceritanya smooth, gak terkesan diada-adakan. Akting pemainnya juga oks, apalagi yang Park Min Ha yang jadi anak perempuan Dr In-Hee, hebat banget anak sekecil itu udah bisa menghayati peran sampe segitunya. Kalau gak percaya nonton deh, kalian bakal tau apa yang gue omongin. Terus gue juga kagum sama karakter tokoh Presiden Korea di film ini, biarpun didesak dan diperintah sama negeri adikuasa doi tetep ngebela rakyatnya. Dia gak mau didikte sama keputusan2 yang menyengsarakan rakyatnya. Kekurangan film ini cuma 1 sih, pas adegan pesawat tempur, kasar bener dah efeknya hahaha. Tapi di luar itu film ini bagus :)
Rating : 8.5/10

---------------

Udah segitu dulu reviewnya. Btw, ini list film yang gue tertarik buat nonton. Mudahan kesampaian dan gak mager nulis reviewnya, hehe.
1) The Spectacular Now [2013], drama com-rom yang rating romatnya 7.4 dan udah release bluraynya hahaha. Dari covernya yang majang kalo writer film ini juga writer 500 days of summer jadi makin tertarik buat nonton.

2) Don Jon [2013], ini film drama komedi romantis yang skenarionya ditulis, disutradarai, dan dimainkan oleh Joseph Gordon Levitt. Itu udah cukup jadi alasan gak sih buat ditonton *fans garis keras*

3) Soekarno [2013], lagi happening banget nih film ini sama Tenggelamnya Kapal Van der Wijk. Gue pengen nonton film ini karna katanya tokoh Bung Hatta sangat diperlihatkan kontribusinya dalam kemerdekaan Indonesia dan juga ada tokoh Bu Inggit di situ.

4) The Butler [2013], film tentang pelayan yang mengabdi di White House selama kepemimpinan 8 presiden. Ada Oprah Winfrey nya. Kalo gak salah masuk nominasi Oscar.

5) Runner Runner [2013], film tentang pemuda jago pemograman yang berhasil ngakses server situs judi online terus kepinterannya dimanfaatkan pihak lain sampe ngelibatin mafia, tembak2an, ikan hiu (serius itu yang gue liat di trailernya) dan lain-lain. Ada Ben Affleck sama Justin Timberlake.

6) Dhoom [2004], Dhoom 2 [2006], Dhoom 3 [2013]. Dari dulu pengen banget nonton film India ini secara famous banget sampe dibuat sekuelnya hahaha.

Oke, sekian dan terima kasih. Semoga reviewnya bermanfaat. Selamat menonton!


Nisaa.

0 comments:

Post a Comment


up