Review Sitkom TvSeries Oke

Karena sore ini Bandung hujan deres dan gue gak bisa joging, jadi daripada bikin indomie telor kuah gue mutusin buat bikin review serial tv bergenre komedi yang rutin gue tonton. Durasi serial ini gak makan waktu lama, per episodenya cuma 20 menitan.

1. How I Met Your Mother (2005-...)

Tahun 2030, Ted Mosby cerita ke 2 anaknya yang udah teenager gimana doi bisa ketemu ibu mereka. Nah, pas cerita, flashback gitu ke taun 2005 pas doi umur 27 tahun, dan dimulailah perjalanan kisah hidup Ted and his gang. Karakter utamanya memang Ted Mosby, tapi 4 orang lainnya -Marshall Eriksen, Robin Scherbatsky, Barney Stinson, dan Lily Aldrin- dikasih juga porsi sama besarnya dengan Ted. Topik yang diangkat di tiap episode serial ini adalah masa-masa ketika pria-wanita dewasa berumur akhir 20-an menghadapi hidupnya. 

Pertama kali gue nonton serial ini rasanya FAMILIAR banget. Scene, karakter, kedodolan yang ditampilin dalam pertemanan mereka sangat punya kesamaan sama kejadian sehari-hari. Banyak yang bilang kalo HIMYM ini reinkarnasi dari serial legendaris "Friends". Elemen yang ada di Friends seperti persahabatan, kisah cinta, kedodolan, sofa dimana karakternya sering duduk buat ngobrol memang ada di HIMYM. Tapi menurut gue, HIMYM punya ke-khas-an nya sendiri, yang belom bisa gue ungkapin dengan kata-kata *halah*.

Kelima cast utamanya sendiri sangat solid dan sudah menjiwai dengan karakternya. Sampai2 fans HIMYM kayak gue tiap liat mereka main di film lain selalu beranggapan mereka masih dengan karakter HIMYM mereka. Kayak Josh Rodnor di Liberal Arts sama Afternoon Delight gue selalu beranggapan doi adalah Ted Mosby. Liat Cobie Smulders di The Avenger gue liat dia sebagai Robin, padahal disitu karakternya sangat beda. Trus tiap lihat Neil Pattrick Harris dimanapun (wawancara, jadi mc award) gue selalu ngerasa doi adalah Barney Stintson, tapi emang sih gue perhatiin karakter Neil sama Barney emang sebelas dua belas. Dari becandaan, cara ngomong, dodol lah. 

Eniwei, sekarang HIMYM udah di season terakhirnya, season 9. Sang Mother pun sudah ditampilkan wujudnya setelah 8 season cuma dikasih teaser-tanpa-wajah dengan porsi sangat kecil. Minggu depan sudah episode terakhir, hiks gue akan sangat kehilangan. Tapi, seperti Friends, sebagus-bagusnya series pasti akan ada season finale, dan gue berharap HIMYM ditutup dengan episode yang manis. 

2. The Big Bang Theory (2007-....)

The Big Bang Theory berkisah tentang 2 ilmuwan cowok, Leonard dan Sheldon yang tetanggaan sama cewek cantik dodol yang pengen jadi artis, Penny. Leonard sama Sheldon juga punya sobat yang ilmuwan juga dan sering main ke apartemen mereka, Raj dan Howard. Mereka berlima sering hangout bareng. Tentu aja kan bakal ada perbedaan “kelas” di situ, antara orang “geek” dengan orang bukan “geek”. Series ini menonjolkan banget tentang social life nya para geek yang sering berbanding terbalik dengan kecerdasan yang mereka punya.

Gue suka banget sama series ini, lelucon sarcasm nya dapet banget hahaha. Tokoh favorit udah pasti Sheldon Cooper. Fyi, si Jim Parsons yang meranin karakter Sheldon udah langganan nominee dan menang award buat Best Comedic Actor in Tv Series loh!

Dialog di series ini juga sangat up to date. Mereka pake istilah yang familiar buat orang "geek". Yaaah selama ngerti internet dan gadget mah insyaAllah bakalan ngerti kok. Tapi memang terkadang ada joke yang advance banget, terutama tentang video game atau komik, yang gue harus googling buat ngerti maksudnya apa. But it's okay. Gue malah seneng jadi dapet pengetahuan baru. Pokoknya series ini cocok lah buat anak muda terpelajar jaman sekarang kayak kita-kita ini *azek* apalagi yang punya bidang keahlian di bidang science atau teknologi.



Ohya, buat yang belom pernah nonton serial ini, gue saranin nontonnya pake english subtitle. Kenapa? Karna banyak percakapan pake teori ilmu kayak hukum relativitas, algoritma, teori kuantum, dsb. Tapi kalau level bahasa inggrisnya sudah di kapasitas native yaah gak usah hehe.

3. Modern Family (2009-...)

Modern Family ini sitkom yang bercerita tentang 3 keluarga yang masing-masing masih maling berkaitan. Sekilas, hubungan di keluarga bersar ini mungkin bakalan aneh dan ribet. But, trust me, kisah ceritanya ini sangat ringan dan bisa dinikmati siapa saja. Per episode bercerita tentang kehidupan sehari-hari 3 keluarga tersebut beserta masalah yang terjadi. Nah, permasalahannya ini masalah yang umum dan sering terjadi di banyak keluarga, ini yang ngebuat serial ini makin menarik karena dekat dengan realita kehidupan sekarang.

Yang bikin sitkom ini beda dengan sitkom lainnya adalah pengambilan scene dengan mockumentary, yang ngebuat serial ini jadi kayak reality show. Karakter-karakternya diwawancarai untuk mengomentari adegan-adegan yang terjadi. Semua karakter disini unik dan loveable.


Ini sitkom yang dari season pertama sampai sekarang season 5 masih happening di US. Gimana nggak? Dari tahun pertama mereka tayang, serial ini selalu menang award. Entah People Choice Awards, Golden Globe, Screen Guild Awards, Emmy Awards, dan lain lain. Cast nya pun solid, terbukti mereka tiap tahun selalu menang Best Assamble Cast in Tv Series di SAG Awards. Dan kalo pas wawancara atau foto/video yang diaplot di instagram personal mereka, mereka sangat keliatan akrab. Ini yang ngebuat fans nya makin attach sama Modern Family.

Ohya, yang paling gue suka dari serial ini adalah setiap episode selalu diakhiri dengan ending yang manis dan pesan-pesan yang menghangatkan hati. Nonton deh, highly recommended!

4. Brooklyn Nine Nine (2013-....)

Naah kalo sitkom yang ini udah pernah gue tulis reviewnya di postingan ini. Pokoknya super menghibur deh. Tapi sekarang udah masuk episode-episode terakhir di season 1, gue hemat-hemat nontonnya, takut kangen *apa coba*


Selamat nonton dan selamat terhibur,

Nisaa.

0 comments:

Post a Comment


up